Minggu, 20 Juli 2014
My Love For Your Love ( Chapter 4 END )
Ketika kau harus menyerah pada hatimu
Dan membiarkan hatimu
Untuk hati lainnya yang hati itu sendiri
Adalah milik
Seorang sahabatmu
Title : My Love For Your Love
Author : Putry Geraldie
Main Cast : Park Shin Hyemi
Oh Sehun a.k Kim Hyuk Min
Byun Baekhyun a.k Park Hyung Seok
Supports Cast : Kim Hyuna, Hyoyeon, Yura, Sooyoung
Genre : Friendship, Romance, Hurts
Ratting : PG 13+
Type : Chaptered (molla)
Disclaimer : ff ini murni imajinasi author, dan sedikit kisah hidup author *ehh ciee haha sekalian curhat. No copas copas ya izin sebelum share ^o^ komentar kalian ditunggu readers :D. WARNING TYPO BERTEBARAN !!
Author POV
" terserah kau lebih memilih gadis itu atau appa mu ini "
*DEG*
Sebuah pilihan yang sulit bagi hyuk min karna ia begitu menyayangi keduanya.
*Flashback END*
Setelah berpikir cukup lama akhirnya hyuk min lebih meilih appanya dari shin hyemi. Gadis yang begitu ia cintai. Itulah alasan hyuk min selama ini terus menghindar dari shin hyemi.
"Oppa seminggu lagi anniversary 2 month kita kau tak boleh melupakannya . Janji !!"
Pesan itu masuk begitu saja di ponsel namja bermarga kang itu. Sungguh ironis sebuah kisah romantis mereka haruskah berakhir seerti ini ?.
"hyaa...! Sahabatku yang cantik kenapa murung terus ?" tanya hyung seok pada shin hyemi.
"Hyukmin oppa sudah tak pernah menghubungiku lagi sekarang."
Hyung Seok POV
"Jinja ? Apa namja itu sudah gila sampai meluapakanmu seperti itu ?"
"ani.. Oppa tak mungkin melupakkanku."
"hmm..aku akan mengunjunginya nanti. Kau mau ikut ?"
"Ani.. Kau saja oppa aku takut sooyoung akan cemburu."
"Aishh kau ini kita kan sahabat."
"ku kira tak ada persahabatan antara wanita dan laki-laki."
*DEG*
Kau ingin membunuhku hyemi-ah dengan bicara seperti itu. Kumohon berhenti lah.
"Aisshh.. Kau ini bicara apa tentu saja ada. Contohnya kita"
"ne kau benar oppa. Sebaiknya kau pergi sekarang atau sooyoung akan membunuhmu"
"araseo.. Aku pergi" gadis ini lagi-lagi sanggup membuat ku salah tingkah di depannya, kau jelas lebih baik dari pada sooyoung.
"lelaki itu apa maunya sekarang ? Setelah aku menyerah apa sekarang ia juga akan menyerah ?" aku bergumam kesal pada hyuk min . Apa yang sebenarnya yang ia inginkan sekarang ? Belum puas kh hyemi menjadi miliknya !
*ting tong*
Sore ini aku berkunjung kerumah hyuk min. Dengan maksud meluruskan masalahnya dengan shin hyemi.
"ouh annyeong haseyo ahjussi . Apa hyuk min ada di rumah"
"ne..hyungseok silahkan masuk dia ada di kamarnya"
"gamsahanida"
Aku berajalan memasuki rumahnya. Dan langsung menuju ke kamarnya.
*tok tok*
"hyaa..! Hyuk min-ah bisa kau pintu ini aku hyung seok"
Pintu itu perlahan terbuka seorang namja dengan mata yang sembab menatapku
"mwo! Hyung apa yang kau lakukan disi.."
Aku langsung menerobos masuk kemarnya. Kamar standar bagi seorang namja yang sedang patah hati. Dengan robekkan kertas disana sini dan gitar yang seperti baru di mainkan.
"kau begitu jorok hyuk-ah kukira namja tampan seperti mu mempunyai kamar yang bersih."
"Aishh kau bercanda hyung sejak kapan aku menjadi rajin membersihkan kamar. Oh iya untuk apa hyung kemari ?"
"kau masih ingat shin hyemi "
" tentu aku mengingatnya"
"kalau begitu kenapa kau menyia-nyiakannya sekarang setelah kau begitu dalam mencintainya kau tau sekarang ia seperti mayat hidup yang tak bernyawa tanpa tujuan hidup yang jelas."
"Mianhae hyung jongmal mianhae aku tak bermaksud melakukannya tapi takdir yang memaksaku menyia-nyiakannya"
"Maksudmu ?"
"Appa melarang ku berpacaran kau ingat kan kata-kata appa waktu kita masih kecil. Aku tak di bolehkan berkencan sebelum bisa mencari uang sendiri. Kau tau appa mengetahui aku berkencan dengan hyemi oleh karna itu ia melarang keras aku menemui hyemi lagi. Pilihan tersulit untukku adalah memilih appa atau hyemi."
"aku pernah berada di posisimu sekarang. Memilih seorang sahabat atau orang yang aku cintai. Kau tau aku hampir gila karna itu tapi memutuskan hatiku untuknya ku berikan pada sahabtaku. Membuatnya bahagia itu sudah cukup. Tak peduli bagaimana hancurnya hatiku. Kau tau sahabat ku itu sekarang menyi-nyiakan orang yang aku cintai. Betapa bodohnya aku mengikhlaskan lelaki berengsek sepertinya yang pergi tanpa mengucapkan kata-kata perpisahan." air mataku yang sedari tadi tertahan di pelupuk mata akhirnya jatuh mengalir di pipiku.
"Hyung gadis yang kau cintai itu Shin Hyemi kan dan lelaki berengsek itu adalah aku."
"Kau pintar."
"mianhae hyung mianhae aku tak bisa menjaga hyemi sekarang bisa kah kau menggantikan ku.?"
*Bruk*
Aku lepas kontrol hingga menonjokknya hingga tersungkur.
"kau bodoh hyuk-ah lelaki yang ia cintai adalah kau bukan aku, aku hanya seorang sahabat yang hanya membantunya sesuai hakku ! "
"hyung jebal ku mohon.."
"aku tak bisa.. Sebaiknya kau selesaikan masalah mu dengan hyemi terlebih dahulu. Aku lelah, aku ingin pulang."
Aku meninggalkan kamar tanpa sedikit menoleh ke belakang. Hanya terdengar suara yang terus menggilku dari kejauhan.
Author POV
17 Mei 2012
Hari dimana mimpi buruk yang tak terbayangkan terjadi
"hyemi-ah aku tak bisa terus bersamamu appa ku melarang ku berpacaran sebelum aku mempunyai pekerjaan. Mianhae hyemi-ah"
"Ne gwenchana."
"Jinja ? Kau tak marah ?"
"Ne"
"mmm..kalau kau mau kau bisa menunggu"
*DEG*
Kalimat yang amat di benci shin hyemi terulang lagi 'menunggu'. Apa yang dia pikirkan hingga membuatnya begitu mudah di ucapkan ?
"aku tak janji hyuk-ah. Tapi mungkin aku akan trauma berpacaran karnamu."
"Mianhae jongmal mianhae."
"hmm.. Araseo kau boleh pergi sekarang."
"annyeong hyemi-ah" shin hhyemi hanya menunduk menahan air mata jatuh dari pelupuk matanya. Dan ia berhasil menahannya mengalir ketika kalimat itu di ucapkan.
Sebuah tangan tiba-tiba memeluk hyemi dari belakang.
"hyaaa....! Sahabatku kau semakin jelek kalau menangis. Hari ini banyak juga pasangan yang putus ya ."
"hyaa..! Hyungseok oppa lepaskan. Apa maksudmu ?"
"Kau dan aku sama-sama putus hari ini."
"MWO! Kau putus dengan sooyoung ? Pabo-ya"
"ishh beraninya kau mengatai ku bodoh."
"Oppa memmang bodoh wuekk :p "
Hari ini terasa begitu berat untuk shin hyemi melupakan seorang yang menjadi cinta pertamanya tentu tak mudah.
Namun ia masih beruntung mempunya sahabat yang begitu baik padanya. Park hyung seok. Sahabat yang selamanya akan terus menjadi sahabat..dan Kim hyuk min tetap akan menjadi kenangan yang terus bersinar di hatiku
THE END
Gimana chapterannya singkatkan. Author lagi nggak punya banyak waktu buat manjangin ceritanya mian hehe. Ini fillnya kurang dapet juga kayaknya. Komentar aja deh biar jadi masukkan buat author. Oh iya sekali lagi ini hasil imajinasi author jadi tolong jangan diclaim sembarangan okee ^O^. SEE YOU NEXT TIME READERS :*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar