Ketika kau harus menyerah pada hatimu
Dan membiarkan hatimu
Untuk hati lainnya yang hati itu sendiri
Adalah milik
Seorang sahabatmu
Title : My Love For Your Love
Author : Putry Geraldie
Main Cast : Park Shin Hyemi
Oh Sehun a.k Kim Hyuk Min
Byun Baekhyun a.k Park Hyung Seok
Supports Cast : Kim Hyuna, Hyoyeon, Yura, Sooyoung
Genre : Friendship, Romance, Hurts
Ratting : PG 13+
Type : Chaptered (molla)
Disclaimer : ff ini murni imajinasi author, dan sedikit kisah hidup author *ehh ciee haha sekalian curhat. No copas copas ya izin sebelum share ^o^ komentar kalian ditunggu readers :D. WARNING TYPO BERTEBARAN !!
Author POV
"Hyung Aku Ingin bicara." kang hyuk min berjalan kearah park hyung seok dengan tatapan cemburu di matanya.
"mm..ne ada apa dongsaeng"
"Apa kau tau di mana rumah hyemi, beritahu aku sekarang hyung!"
"Hyuk min kau cemburu padaku ? Aku tak pantas untuk kau cemburui aku hanya seorang sahabat untuk hyemi dan kau. Apa aku tak boleh membantu kalian?"
"Ani hyung aku tak bermaksud.." hyungseok menepuk pelan pundak hyuk min. Dengan hati yang begitu tegar.
"Jaga baik-baik hyemi kau tak seharusnya mempermasalahkan ini padaku. Ini alamatnya temui ia sehabis pulang sekolah, ia pasti kecewa kalau melihat kau membolos."
"ne.. Hyung gomawo " mereka tersenyum bersama walau tak ada yang tau kalau masing-masing dari mereka menyimpan kecurigaan dan sakit hati yang begitu perih.
Shin Hyemi POV
"Oppa bagaimana kau tau alamat rumahku ? " aku bingung karna mendapati wajah hyukmin oppa berdiri di depan pintu
"aku mengetahuinya dari hyungseok hyung."
"hmm..araseo kau ingin minum apa oppa" kami memasuki rumah beiringan oppa membantuku berjalan.
"Ani aku sudah tak haus lagi karna melihat wajah imut mu itu"
"hyaa...! Oppa" lelaki ini sungguh sanggup membuat rona merah di pipiku.
"aishh kau ini lambat sekali terpaksa kau harus ku gendong."
"Andweee.. Hyaa.. ! Oppa" hyukmin oppa sudah menggendongku seperti adegan romantis dalam drama sungguh lelaki yang menyebalkan.
"oppa bolehkah aku bertanya sesuatu ? Ini mungkin akan menyinggung mu "
"we? Katakan apapun itu akan ku jawab"
"apa orang tua oppa masih ada ?" aku begitu penasaran dengan jawaban ini tapi aku merasa tak enak hati karna wajahnya berubah sedih setelah itu.
"Ani...ummaku sudah meninggal ketika aku kecil. Dan sekarang aku hanya tinggal denga appa dan adikku."
"mianhae oppa aku tak bermaksud"
"Ani gwenchana hmm.. Bolehkah aku bertanya sesuatu juga untukmu ?"
"tentu ? Apa itu ?"
"Apa kau punya mantan sebelum aku ? Lalu aku ini urutan ke berapa ?"
"tentu saja aku punya. Tapi.. Asal oppa tau kau lah cinta pertamaku" batinku
"hyaa...! Kenapa kau melamun ? Tak sangup menjawabnya aishh kau ini."
"aniyo! Aku punya dua mantan sebelum oppa." kataku sambil menjulurkan lidah.
"aishhh hentikan itu kau begitu menggemaskan.."
"tentu aku kan yeoja chinggumu yang imut. Hmm. Tapi bagaimana denganku oppa? Apa kau punya mantan sebelumku ?"
"tentu. Namja chinggu mu yan tampan ini tentu memilikinya " ledeknya aku mengerutkan bibir bawahku berpura marah.
"aigoo.. Yeopota"
"oppa barusan memuji ku tentu sa.." belum sempat aku melanjutkan kata-kataku ia sudah mencium bibirku lebih dulu. Singkat namun tulus tanpa nafsu sedikit pun.
"kau tau oppa. Ini adalah ciuman pertamaku"
Hyung Seok POV
Hati ku panas melihat mereka berciuman tadi sungguh aku sangat marah pada dirku sendiri yang hanya mampu menjadi pengecut.
"shin hyemi kau tau aku lebih memilih melihat senyummu untuk orang lain dari pada air matamu untukku."
Aku mematung di teras rumah hyemi setelah melihat kejadian yang paling ku benci dan tak pernah ku harapkan.
"hyemi-ah mungkin sekarang saatnya aku mennyerah memberikan cinta yang ku punya untukmu pada dongsaeng ku" aku tersenyum kecut dengan gumaman ku sendiri. Mungkin aku akan melupakkannya sekarang.
Hari telah berganti fajar menyambutku ramah dengan sinarnya. Hari ini haruslah hari dimana aku melupakan perasaan untuk hyemi.
Aku bergegas berangkat. Dan mengambil motor ku di garasi. Ketika aku tiba di gerbang sekolah aku melihatnya sedang membawa tas punggung yang lumayan berat.
"haruskah aku menolongnya ? Bukannya aku akan melupakkannya ? Ani aku tidak akan melupakkannya aku hanya akan melupakan perasaan ku untuknya. Mulai sekarang dia adalah sahabat ku !"
"Hyemi, annyeong haseyo."
"Ouh.. Hyung Seok oppa ne annyeong haseyo"
"tas mu kelihatan berat boleh aku membantumu ?"
"Ani.. Gwencha... Hyaa... Oppa ! " aku berlari sambil mebawa tas punggungnya. Aku lega bisa seperti ini walau sebatas sahabat.
Author POV
"oppa apa kau melihat gadis yang menatap ke arah hyungseok oppa ? "
"emm.. Aku melihatnya sepertinya dia menyukai hyung." dua sejoli itu tengah sibuk meperhatikkan seorang gadis cantik yang sedang menatap park hyungseok
"oppa bolehkah aku menemuinya aku ingin berkenalan dengannya dan sapa tau kita bisa menjodohkan mereka."
" Ne tentu saja"
"Gomawo. Kau deluan saja ke kelas. Nanti aku menyusul"
"ne Chagi-ya"
Shin Hyemi POV
"annyeong haseyo bolehkah aku duduk disini ? "
"hmm.. Silahkan tapi Nugu-seyo?" gadis itu menatapku canggung.
"na shin hyemi imnida. Bolehkah aku berkenalan denganmu ? "
"ouh na kim sooyoung imnida. Aku murid pindahan kelasku di sana 10-arts "
"ouh ne nama yang bagus. Tapi bolehkah aku bertanya sesuatu ? "
"mm. Silahkan"
"apa kau dari tadi memperhatikan namja itu " aku menunjuka ke arah hyung seok oppa dan telihat raut wajah gugup di gadis itu
"a..a..ni aku hanya melihat di sekitarnya tadi "
"Jinja? Kau tak berbohong kan ?
"hmmm.."
"kalau kau mau kau ku bisa ku jodohkan dengannya kebetulan aku adalah sahabatnya "
"aniyo tak perlu "
"yakin kau tak menyesal menolak tawaran ku ?"
"hmm.. Tapi siapa nama namja itu "
"park hyung seok. Yess kau ketangkap basah sekarang kau memang menyukaikan oke akan membantu mu dengan nya jadi mulai sekarang kau akan menjadi temanku araseo ! Annyeong aku kembali ke kelas dulu."
Betapa senangnya aku akhirnya sahabat ku yang satu itu akan punya pacar juga sungguh menyebalkan kalau melihatnya terus-terus menjadi obat nyamuk antara aku dan hyukmin oppa
"oppa kau tau aku berhasil membujuknya agar mau berkencan dengan hyungseok oppa" bisikku pada hyukmin oppa.
"MWO! Secepat itu ?"
"hyaaa..! Oppa kecilkan suara mu. Tentu karna yeojachinggu mu ini memang berbakat"
"Aishh kau begitu narsis"
"biar saja. Oh iya oppa sekarang giliran mu yang mengurus hyung seok oppa agar mau berkencan dengannya oke ! "
"hmm... Ne chagiya"
Kang Hyuk Min POV
"chagi pulanglah deluan . Aku akan bicara pada hyung tentang masalah tadi"
"Ne araseo Fighting oppa kau tak boleh kalah dariku ! "
"Tentu.. Hati-hati chagiya jangan melirik namja tampan saat tanpa aku "
"hyaa..! Oppa" wajah menggemaskan nya itu membuatku semakin tak mampu berpisah darinya ntah apa yang akan terjadi kalau ia menghilang dariku.
"hyaa..! Hyung Jakanmal ! "
"weo ?"
"Bolehkah aku bicara sebentar ?"
"tentu saja."
"hyung aku dan hyemi ingin menjodohkanmu bagaimana apa kau setuju ? Yeoja itu baik dan cantik."
"MWORAGO! HYAA..! MICOSO ?" spontan teriakan hyung memenuhi loby sekolah kuping serasa lepas mendengar teriakkannya.
"hyaa.. Hyung berhentilah berteriak kau tau mungkin kau baru saja merusak gendang telingan ku."
*tak*
Apalagi kalau bukan jitakan dari hyunseok hyung yang mendarat dengan indah di kepalaku.
"Appo hyung"
"apa kau dan hyemi sudah gila hingga ingin menjodohkanku ? "
"ani.. Hyunglah yang sepertinya lebih gila dari kami karna belum memiliki pacar. tapi hyung wanita ini jauh lebih baik dari wanita yang pernah kau cintai sebelumnya.."
Hyung Seok POV
"....tapi hyung wanita ini jauh lebih baik dari wanita yang pernah kau cintai sebelumnya.."
*DEG*
Mata pisau apa yang sedang menusukku sekarang sebuah pernyataan yang kembali mengingatkan perasaanku padanya. 'Hyemi'
"kau tau hyuk min-ah siapa wanita yang pernah ku cintai dia adalah yeoja chinggumu. Bisakah gadis pilihan kalian ini jau lebih baik dari hyemi ? Aku tak yakin.."
"hyaa..! Hyung kau melamun seperti tak bernyawa."
"baiklah.."
"baiklah maksud hyung ? "
"baiklah aku menerima rencana kalian ini."
"jinja hyung ? Wooo Gomawo hyung"
"cepatlah pulang dan susul hyemi."
"ne hyung araseo fighting hyung ! "
Author POV
Jam istirahat adalah waktu rencana mereka untuk saling mengenalkan hyung seok dan sooyoung.
Shin hyemi sudah lebih dulu tiba bersma sooyoung daripada hyukmin dan hyungseok. Entah apa yang mereka lakukan hingga begitu lama.
Tak lama kemudian datang dua orang lelaki tanpan yang menuju ke arah mereka.
"chagi-ya, oppa. Annyeong haseyo" hyemi bangkit dari tempat duduknya ketika melihat pangeran tampan dan sahabatnya berjalan beiringan.
Rona wajah sooyoung pun berubah merah ketika hyukmin duduk di depannya
"kenalkan aku park hyung seok. Dan kau" tangan hyungseok menggantung menunggu jabatan tangan balasan dari sooyoung.
" mmm.. Kim Sooyoung" gadis itu menjabat tangan hyungseok dengan gemetaran. Pasangan sejoli yang melihat mereka hanya bisa tersenyum melihat adegan romantis ini
"kau bisa memanggilku oppa"
"MWO !" sontak suara kedua namja yeoja itu memenuhi kantin dan membuat semua tatapan itu melihat mereka.
"secepat itukah hyung ?"
****
1 Bulan Kemudian
9 hari lagi adalah anniv hyukmin dan hyemi yang kedua bulan. Namu hyuk min tak pernah menghubungi hyemi lagi. Hilang kemana kah namja itu
*Flashback*
"hyukmin apa kau sekarang berpacaran ? Tolong jujur pada appa mu ini."
"Ne appa mianhae. Tapi aku mencintainya appa jebal appa kumohon"
"Kau tau hyukmin aku tak pernah mengizinkan mu berkencan sebelum kau bisa mencari uang sendiri."
"tapi appa..."
"terserah kau lebih memilih gadis itu atau appa mu ini"
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar